About the Journal
Jurnal Keperawatan Institut Hasan Sulur (JKIHS) adalah jurnal ilmiah bergengsi yang dikelola dan diterbitkan secara berkala oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Hasan Sulur. Jurnal ini hadir sebagai komitmen institusi dalam mendukung iklim akademik yang dinamis, inovatif, dan berbasis bukti (evidence-based).
Tujuan dan Kontribusi
JKIHS didedikasikan sebagai wadah diseminasi hasil pemikiran dan penelitian. Jurnal ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dan berdampak luas terhadap:
- Pengembangan Ilmu Pengetahuan: Memperkaya literatur dan teori keperawatan terkini.
- Praktik Klinis: Mendorong inovasi dan pembaruan metode penanganan pasien berbasis bukti nyata di lapangan.
- Pendidikan Keperawatan: Menjadi rujukan akademik untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pengajaran calon tenaga kesehatan.
Ruang Lingkup dan Jenis Naskah
Kami mengundang para peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi kesehatan untuk mengirimkan naskah berkualitas tinggi. JKIHS menerima publikasi dalam bentuk:
- Penelitian Orisinal (Original Research): Laporan hasil penelitian empiris (klinis maupun komunitas) yang memberikan temuan baru.
- Artikel Tinjauan (Review Articles): Analisis komprehensif dan sintesis dari literatur yang sudah ada mengenai topik spesifik di bidang keperawatan.
- Laporan Kasus (Case Reports): Studi kasus klinis yang unik, langka, atau memberikan wawasan baru dan penting dalam intervensi keperawatan.
Kebijakan Penelaahan (Peer Review Policy)
Untuk menjamin integritas, validitas, dan kualitas dari setiap literatur yang diterbitkan, JKIHS menerapkan proses evaluasi yang ketat. Setiap naskah yang lolos seleksi awal akan melalui sistem Double-Blind Peer Review. Dalam proses ini, identitas penulis maupun mitra bestari (reviewer) saling dirahasiakan. Hal ini memastikan bahwa penelaahan dilakukan secara objektif, bebas dari bias, dan murni didasarkan pada kualitas metodologi serta nilai kontribusi ilmiahnya.
Kebijakan Akses Terbuka (Open Access Policy)
Jurnal ini beroperasi di bawah prinsip Akses Terbuka (Open Access). Kami percaya bahwa menyediakan akses gratis dan publik terhadap hasil penelitian akan mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih luas, mempercepat kolaborasi antarpeneliti, dan mendorong kemajuan dunia kesehatan secara menyeluruh.




